Selasa, 15 September 2026

Dukung Literasi Digital Pelajar, Polresta Batang Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Paham AI di SMAN 1 Wonotungal

 

BATANG – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Batang terus berkomitmen mendukung peningkatan literasi digital dan pemahaman teknologi bagi generasi muda. Langkah nyata ini diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Paham AI yang ditujukan bagi siswa tingkat SMA/SMK/MA sederajat di Kabupaten Batang, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan edukatif yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut bertempat di SMAN 1 Wonotungal dan diikuti secara antusias oleh 227 pelajar.

Kapolresta Batang, Kombes Pol Warsono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA., menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membekali para siswa dengan pemahaman yang komprehensif mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Melalui sosialisasi ini, para siswa diajak untuk memahami pemanfaatan AI secara positif, bijak, dan bertanggung jawab. Selain memperluas wawasan teknologi, kegiatan ini diarahkan agar pelajar mampu menjadikan perangkat berbasis AI sebagai sarana pendukung proses pembelajaran serta peningkatan kompetensi diri di era digital.

Sebagai bentuk apresiasi dan keabsahan kompetensi dasar yang didapat, sebanyak 209 siswa SMAN 1 Wonotungal berhasil mengantongi Sertifikat Paham AI yang diterbitkan oleh Senopati Academy.

Seluruh rangkaian acara sosialisasi dan pelatihan yang diinisiasi oleh Polresta Batang tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga akhir kegiatan

Babinsa Koramil Kesesi Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla 1 Hektare di Pekalongan


Pekalongan – Babinsa Koramil 05/Kesesi Kodim 0710/Pekalongan bersama tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seluas sekitar 1 hektare di Desa Kesesi, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Selasa (15/9/2026).


Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di lahan kebun milik H. Cucun yang berada di RT 01 RW 01 Desa Kesesi. Berdasarkan laporan Kodim 0710/Pekalongan, terdapat satu titik api (firespot) yang berhasil ditangani hingga situasi dinyatakan aman dan terkendali.


Sebanyak 20 personel gabungan dikerahkan dalam operasi pemadaman, terdiri dari 4 personel Koramil 05/Kesesi, 4 anggota Polsek Kesesi, 6 personel Damkar, dan 6 warga setempat.


Dalam proses pemadaman, tim didukung satu unit mobil pemadam kebakaran, satu mobil patroli Polsek, tiga sepeda motor Koramil, satu sepeda motor Polsek, serta tiga sepeda motor milik warga.


Berkat kerja sama seluruh unsur di lapangan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30 WIB sehingga tidak meluas ke area lain.


Usai pemadaman, aparat bersama instansi terkait akan terus melaksanakan patroli Karhutla, sosialisasi pencegahan kebakaran lahan, penyuluhan kepada masyarakat, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran di wilayah Kecamatan Kesesi. 

Minggu, 13 September 2026

Karhutla di Kajen Pekalongan Berhasil Dipadamkan, Babinsa Koramil 03 Bersama Tim Gabungan Turun ke Lokasi


Pekalongan – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar 1 hektare yang terjadi di Dukuh Nyamok, RT 05 RW 02, Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, berhasil dipadamkan oleh tim gabungan pada Minggu (13/9/2026) sore.


Pemadaman dilakukan mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai oleh Babinsa Koramil 03/Kajen Kodim 0710/Pekalongan bersama personel Polri, Damkar, dan warga setempat.


Sebanyak 16 personel diterjunkan dalam penanganan kebakaran tersebut, terdiri atas 2 personel TNI, 2 personel Polri, 6 personel Damkar, dan 6 warga masyarakat. Tim juga mengerahkan satu unit kendaraan pemadam kebakaran untuk mempercepat proses pemadaman.


Kebakaran yang menghanguskan lahan seluas sekitar 1 hektare itu berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke area lain. Hingga operasi pemadaman berakhir, situasi dinyatakan aman dan terkendali.


Babinsa Koramil 03/Kajen mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terutama pada musim kemarau, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani secepat mungkin. 

Bus PO Tunas Muda Ludes Terbakar di Tol Batang-Semarang, 15 Penumpang Selamat

 

BATANG — Satu unit bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) milik PO Tunas Muda berplat nomor AE-7067-UQ ludes dilalap si jago merah di Jalan Tol Batang-Semarang KM 350, Dusun Siwuluh, Desa Kandeman, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Minggu (13/9/2026) dini hari.

Insiden kebakaran yang terjadi sekitar pukul 01.35 WIB tersebut sempat memicu kepanikan seluruh penumpang di dalam armada. Bus yang dikemudikan oleh Dicky Erdin (28), warga Wonoasri, Madiun, itu sedang mengangkut 15 orang penumpang dalam perjalanan dari Yogyakarta menuju Jakarta.

Plt Kasi Humas Polresta Batang IPDA Sri Widadi,SH menjelaskan, kronologi kejadian bermula saat sang sopir melihat adanya kilatan api dari kaca spion yang berasal dari bagian belakang bus.

Menyadari bahaya mengintai, Dicky langsung mengambil tindakan cepat dengan menepikan kendaraannya ke bahu jalan tol. Ia bersama pengemudi cadangan, Tomi Dwi Nugroho (26), bergegas turun membawa Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk mengecek sumber api.

Namun, kobaran api berkembang sangat cepat dan tidak terkendali. Melihat situasi kian gawat, sopir segera menginstruksikan seluruh penumpang untuk keluar memisahkan diri dan menyelamatkan barang bawaan masing-masing.

Upaya pemadaman mandiri menggunakan APAR pun gagal karena besarnya api yang sudah terlanjur menjalar ke seluruh bagian depan bus.

Salah satu penumpang yang panik kemudian berinisiatif menghubungi layanan darurat Pemadam Kebakaran di nomor 113. Sebanyak tiga unit armada truk pemadam kebakaran Kabupaten Batang diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan seluruh kobaran api sekitar pukul 02.45 WIB.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Kendati demikian, seorang penumpang perempuan bernama Aulia (26) dilaporkan mengalami luka terkilir di bagian kaki akibat tergesa-gesa saat berupaya menyelamatkan diri.

Arus lalu lintas di jalur tol sekitar lokasi sempat mengalami tersendat beberapa saat, namun kembali berjalan normal usai bangkai bus berhasil dievakuasi oleh petugas.

Jumat, 11 September 2026

Mendengar Aspirasi Warga Limpung, Polresta Batang Gelar Jum’at Curhat Bahas Narkoba hingga Infrastruktur

 

BATANG – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Batang terus berkomitmen menyerap aspirasi warga demi menjaga kondusifitas wilayah. Melalui jajaran pejabat utamanya, Polresta Batang menggelar kegiatan "Jum’at Curhat" bersama elemen masyarakat di Mapolsek Limpung pada Jumat (11/9/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan interaktif tersebut dihadiri langsung oleh Wakapolresta Batang, AKBP Dr. Herie Purwanto, S.H., M.H., mewakili Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA. Turut mendampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polresta Batang, jajaran Forkopimcam Limpung dan Banyuputih, para kepala desa, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kapolsek Limpung AKP Andi Fajar menyampaikan gambaran wilayah hukumnya yang memayungi dua kecamatan, yakni Limpung dan Banyuputih, dengan berbagai dinamika ekonomi masyarakat mulai dari UMKM emping melinjo, pertanian, hingga buruh pabrik.

Wakapolresta Batang, AKBP Dr. Herie Purwanto, menegaskan pentingnya wadah komunikasi seperti Jum'at Curhat sebagai sarana menjaring keluhan langsung dari warga. Terlebih, Kabupaten Batang saat ini tengah mengalami perkembangan pesat di sektor kawasan industri yang membawa dampak langsung terhadap dinamika Kamtibmas.

"Polri tanpa bantuan dari masyarakat tidak akan bisa mengawal perkembangan pembangunan di wilayah Kabupaten Batang. Pesatnya pembangunan tentu tidak luput dari potensi penyakit masyarakat. Kami berharap dialog ini memberikan solusi nyata (problem solving) atas permasalahan di lapangan," tegas AKBP Herie.

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah perwakilan warga dan kepala desa menyampaikan ragam aspirasi mendesak:

- Pemberantasan Narkoba: Tokoh masyarakat menyoroti maraknya penyalahgunaan narkoba. Menanggapi hal tersebut, pihak Polresta Batang mengungkapkan baru saja mengamankan 25 gram barang bukti di wilayah Banyuputih dan menetapkan Desa Kalisalak sebagai perhatian khusus. Pihaknya mengimbau warga tak ragu melapor melalui layanan Call Center 110 dengan jaminan kerahasiaan identitas.

- Infrastruktur & Jalur Rawan: Kades Plumbon dan Kades Sempu mengeluhkan kondisi jalan rusak, minim penerangan, serta kepadatan arus lalu lintas di jalur Limpung-Tersono dan Limpung-Banyuputih. Polresta Batang berkomitmen mendorong pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) bersama instansi terkait untuk mencari solusi perbaikan infrastruktur.

- Ketersediaan SDM & Personel Polri: Aspirasi lain mencakup dorongan peningkatan kualitas SDM lokal agar mampu bersaing di tingkat manajemen industri, pemekaran Polsek Banyuputih, hingga penguatan jumlah Bhabinkamtibmas. Menanggapi keterbatasan personel, Polresta Batang mengonfirmasi telah mengajukan penambahan anggota ke Polda Jawa Tengah.

- Administrasi Pajak Kendaraan: Terkait keluhan syarat KTP asli saat pembayaran pajak kendaraan yang kerap memberatkan warga, pihak kepolisian berjanji meneruskan masukan tersebut ke tingkat pemangku kebijakan (stakeholder).

Seluruh rangkaian kegiatan yang berakhir menjelang waktu salat Jumat tersebut berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif. 

Polresta Batang memastikan masukan yang terkumpul akan ditindaklanjuti demi terciptanya keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Batang.

Babinsa Bergerak Cepat Tangani Kebakaran Lahan Bambu di Karangnanas


Banyumas – Babinsa Karangnanas Sertu Darsun bersama Bhabinkamtibmas, Pemerintah Desa Karangnanas, warga, dan Unit Pemadam Kebakaran Kembaran bergerak cepat menangani kebakaran yang menjalar di lahan tanaman bambu di Desa Karangnanas, Kecamatan Sokaraja, Banyumas, Jumat (11/9/2026).

Kobaran api berada sekitar 10 meter dari rumah warga. Rumpun bambu yang dipenuhi daun dan bagian tanaman kering membuat api cepat merambat, sehingga penanganan dilakukan bersama untuk membatasi kobaran agar tidak meluas ke sekitar permukiman.

Babinsa bersama warga dan unsur terkait melakukan pemadaman di sejumlah bagian lahan yang masih terbakar. Penanganan kemudian diperkuat mobil pemadam kebakaran dengan menyemprotkan air ke titik-titik kobaran hingga api berhasil dipadamkan.

Kebakaran tersebut terjadi di lahan bambu milik Sunarti, warga Kelurahan Karangkedawung, Kecamatan Sokaraja. Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 164 meter persegi.

Dari penanganan di lokasi diketahui, kebakaran bermula saat Sulemi (86) membakar sampah ketika membersihkan lahan. Api kemudian menjalar ke rumpun bambu yang kering hingga membesar.

Setelah api berhasil dipadamkan, Babinsa Karangnanas Sertu Darsun mengimbau warga agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat membersihkan lahan. Warga juga diminta lebih berhati-hati dalam menggunakan api di sekitar area yang mudah terbakar. (Pendim 0701/Bms)

Kamis, 10 September 2026

Sambut HUT ke-81 TNI dan HUT ke-78 Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0710/Pekalongan Gelar Aksi Donor Darah


PEKALONGAN – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI dan HUT ke-78 Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0710/Pekalongan menggelar kegiatan donor darah di Marshalling Area Yonif TP 441/Satria Penatas Angin, Desa Kwagean, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Kamis (10/9/2026).


Aksi kemanusiaan ini melibatkan jajaran personel lintas instansi dan organisasi pendukung, meliputi anggota Kodim 0710/Pekalongan, personel Yonif TP 441/Satria Penatas Angin, Batalyon B Pelopor Satbrimob Pekalongan, jajaran Polres Pekalongan, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0710/Pekalongan.


Dandim 0710/Pekalongan melalui Perwira Penghubung (Pabung) Mayor Cpl Yulian Cahyono menegaskan komitmen TNI dalam membantu masyarakat seperti kegiatan donor darah yang dilaksanakan pada hari ini. 


"Kegiatan donor darah ini merupakan bentuk Bakti Sosial TNI dalam membantu masyarakat sekitar, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI dan HUT ke-78 Kodam IV/Diponegoro," ujar Mayor Cpl Yulian Cahyono.


Lebih lanjut, Pabung menjelaskan bahwa aksi sosial ini difokuskan untuk menjaga ketersediaan stok darah di wilayah Kabupaten Pekalongan. "Kegiatan ini bertujuan untuk membantu menjaga ketersediaan pasokan darah di PMI Kabupaten Pekalongan yang kian menipis. Melalui aksi sosial ini, kami berharap stok darah yang terhimpun dapat memberikan manfaat nyata dan membantu menyelamatkan nyawa masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan medis," pungkasnya.